NASIONAL, ESTORIA — Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih kembali menguat di awal Februari 2026. Menguatnya isu tersebut ditandai dengan kabar rencana pelantikan sejumlah pejabat baru di Istana Kepresidenan.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Presiden, sinyal perombakan kabinet dinilai semakin terbuka dan menjadi perhatian publik.
Sinyal Reshuffle dari Istana Negara
Jumat, 6 Februari 2026, sejumlah media nasional melaporkan Presiden Prabowo dikabarkan akan melantik pengganti Wakil Menteri Keuangan.
Informasi tersebut memicu spekulasi bahwa reshuffle tidak sekadar bersifat parsial, melainkan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintahan.
Media Priangan Timur News menulis bahwa reshuffle Kabinet Merah Putih berpotensi menyasar sejumlah posisi strategis.
“Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat,” tulis Priangan Timur News sebagaimana dilaporkan Kamis (6/2/2026).
Sebelumnya, Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya berada dalam kewenangan Presiden.
“Reshuffle itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden,” kata Prasetyo Hadi, sebagaimana dilansir Antara News, Jumat (31/1/2026).
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa keputusan reshuffle tidak terikat pada tekanan politik tertentu, melainkan evaluasi internal Presiden terhadap kinerja kabinet.