ESTORIA – Stadion Utama Sumatera Utara bergemuruh. Puluhan ribu pendukung bersorak saat Timnas U-19 Indonesia memastikan langkah ke semifinal ASEAN U-19 Championship 2026 lewat kemenangan dramatis atas Vietnam, Minggu (07/06/2026) malam.

 

Laga yang berlangsung panas sejak menit pertama itu berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Garuda Muda. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Indonesia keluar sebagai juara Grup A dan mengunci tiket otomatis ke babak empat besar.

 

Di hadapan sekitar 25 ribu suporter, pasukan muda Merah Putih tampil penuh percaya diri menghadapi Vietnam yang datang dengan status pemuncak klasemen sementara. Bagi Vietnam, hasil imbang sebenarnya sudah cukup untuk mempertahankan posisi teratas grup. Namun, ambisi Indonesia ternyata terlalu besar untuk dibendung.
 

Sejak awal pertandingan, tekanan demi tekanan dilancarkan anak asuh Indonesia. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-22 ketika Reno Salampessy berhasil memecah kebuntuan. Gol itu membuat stadion bergemuruh dan membakar semangat para pemain Indonesia.
 

Tertinggal satu gol, Vietnam berusaha bangkit. Namun hingga babak pertama usai, pertahanan Indonesia masih terlalu kokoh untuk ditembus.
 

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin sengit. Vietnam meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya menemukan celah pada menit ke-73. Berawal dari situasi sepak pojok, Nguyen Quoc Khanh sukses menanduk bola ke gawang Indonesia dan mengubah skor menjadi 1-1.
 

Gol tersebut membuat Vietnam berada di atas angin. Mereka mulai bermain lebih hati-hati sembari berupaya mempertahankan hasil imbang yang akan mengantar mereka menjadi juara grup.
 

Namun sepak bola sering menghadirkan drama yang tak terduga. Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Indonesia mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang Vietnam. Seluruh stadion menahan napas ketika Evandra Florasta maju sebagai algojo.
 

Dengan tenang, Evandra melepaskan tendangan yang tak mampu dijangkau penjaga gawang Vietnam.
 

Gol! Stadion langsung meledak dalam euforia. Indonesia unggul 2-1 tepat di penghujung laga dan memastikan kemenangan yang terasa begitu istimewa.
 

Peluit panjang yang dibunyikan wasit menjadi penanda keberhasilan Garuda Muda melangkah ke semifinal sebagai juara Grup A.

 

Sementara itu, kekalahan tersebut membuat Vietnam harus menjalani masa penantian yang menegangkan. Mereka finis sebagai runner-up grup dengan koleksi tiga poin dan selisih gol +4.
 

Peluang Vietnam untuk menyusul Indonesia ke semifinal kini bergantung pada hasil pertandingan di Grup B dan Grup C. Mereka berharap hasil laga Thailand melawan Malaysia tidak menguntungkan salah satu pesaing dalam perebutan status runner-up terbaik.

 

Selain itu, Vietnam juga menaruh harapan kepada Australia yang akan menghadapi Kamboja pada laga terakhir Grup C. Kemenangan Australia dapat membuka jalan bagi Vietnam untuk tetap bertahan dalam persaingan menuju semifinal.
 

Berbeda dengan Vietnam yang masih dihantui ketidakpastian, Indonesia kini bisa bernapas lega. Garuda Muda menjadi salah satu tim pertama yang memastikan tempat di babak semifinal dan semakin dekat dengan impian mengangkat trofi ASEAN U-19 Championship 2026.
 

Kemenangan dramatis atas Vietnam bukan hanya sekadar tiga poin. Ini adalah pesan tegas bahwa Garuda Muda siap terbang lebih tinggi dan menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang menghadang di babak berikutnya.