ESTORIA - Arus kepulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus bergerak. Hingga Kamis (11/06/2026), sebanyak 14.781 jemaah dan petugas telah kembali ke Indonesia, atau sekitar 34 persen dari total 44.000 orang yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

 

Di balik angka yang menunjukkan kelancaran proses pemulangan tersebut, terselip kabar duka yang tak bisa diabaikan. Tiga jemaah meninggal dunia dalam rangkaian kepulangan ke Tanah Air, menambah daftar panjang korban wafat pada penyelenggaraan haji tahun ini.

 

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat, dari total yang telah tiba, sebanyak 14.514 merupakan jemaah dan 267 lainnya petugas haji. Seluruhnya telah kembali melalui 39 kelompok terbang (kloter) yang mendarat di Surabaya.

 

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyebut proses pemulangan hingga Kloter 39 berlangsung tertib dan lancar berkat kerja sama seluruh unsur pelayanan di lapangan.

 

“Alhamdulillah, proses pemulangan hingga Kloter 39 berjalan lancar. Seluruh petugas terus memberikan pelayanan terbaik dari bandara, penerimaan di asrama haji, hingga kepulangan ke daerah masing-masing,” kata Anam.

 

Namun, kelancaran operasional itu dibayangi kehilangan. Tiga jemaah dilaporkan wafat saat proses kepulangan berlangsung. Mereka adalah Hery Widianto (69), warga Kota Malang yang meninggal di dalam pesawat pada Kloter 12; Wayan Rohani Suwasti (63), juga asal Kota Malang, yang wafat di RS Haji Surabaya setelah tiba bersama Kloter 12; serta Kasijan Tiba (70), warga Kota Pasuruan yang meninggal di RS Haji Surabaya setelah pulang bersama Kloter 38.

 

Tak hanya itu, catatan kesehatan jemaah juga menjadi perhatian serius. Sebanyak 20 jemaah dilaporkan meninggal dunia saat berada di Arab Saudi selama pelaksanaan ibadah haji. Sementara 18 jemaah lainnya sempat mengalami sakit, dan hingga kini masih ada 15 orang yang belum dapat kembali ke Indonesia karena harus menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

 

PPIH memastikan pemantauan terhadap kondisi para jemaah yang masih dirawat terus dilakukan melalui koordinasi dengan tim kesehatan di Arab Saudi. Di saat yang sama, panitia juga bersiap menyambut kepulangan 29.219 jemaah dan petugas yang masih berada di Tanah Suci.