estoria.id - Rencana Badan Gizi Nasional (BGN) membangun marketplace khusus pengadaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian dari Komisi IX DPR RI.
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta sistem tersebut tidak sekadar menjadi sarana digital untuk mencatat transaksi, tetapi benar-benar digunakan untuk membenahi tata kelola pengadaan bahan pangan MBG.
Netty mengingatkan, marketplace yang tengah disiapkan BGN jangan sampai justru melahirkan persoalan baru berupa monopoli pemasok.
“Marketplace MBG patut diapresiasi sebagai upaya memperbaiki tata kelola pengadaan. Namun sistem ini harus benar-benar mampu memutus mata rantai permainan harga, bukan justru menciptakan monopoli baru,” ujar Netty, Kamis (17/9/2026).
Menurut Netty, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan BGN adalah mekanisme penjual terverifikasi atau verified seller. Proses verifikasi pemasok, kata dia, harus dilakukan secara terbuka dan objektif agar tidak hanya memberikan keuntungan kepada pemasok berskala besar.