“Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama sekitar 2 detik. Masyarakat sempat panik, sementara BPBD setempat melakukan monitoring terhadap kemungkinan dampak yang terjadi,” ujar Abdul Muhari.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Poso. Guncangan kuat yang berlangsung sekitar enam detik membuat warga keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Hingga kini, BPBD Kabupaten Poso masih melakukan pendataan di lapangan.
Di Kabupaten Sigi, gempa dirasakan selama kurang lebih lima detik. Banyak warga memilih berada di ruang terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan.
Getaran juga dirasakan cukup kuat di Kabupaten Parigi Moutong. Warga melaporkan pintu dan jendela berderik saat gempa terjadi, bahkan suara dari dinding bangunan terdengar akibat getaran yang cukup kuat.
“Di samping itu, guncangan gempa turut dirasakan di Kabupaten Parigi Moutong. Getaran dirasakan oleh banyak orang, baik di dalam maupun di luar rumah. Jendela dan pintu dilaporkan berderik, dinding bangunan berbunyi,” kata Abdul Muhari.
BMKG mencatat aktivitas gempa susulan yang cukup tinggi setelah gempa utama terjadi. Hingga pukul 12.17 Wita, telah terjadi 13 kali gempa susulan dengan magnitudo yang bervariasi.