Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

 

"Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini," kata Budi.

 

KPK menduga kasus yang diusut berkaitan dengan dugaan penerimaan suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

 

Ke-19 orang yang diamankan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lombok Barat hingga pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek-proyek yang sedang diselidiki.

 

Meski demikian, KPK belum mengungkap identitas seluruh pihak yang diamankan maupun konstruksi lengkap perkara. Lembaga antirasuah itu masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.