estoria.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan kemarahannya saat memimpin Rapat Koordinasi Perunggasan di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Selasa (11/08/2026). Kemarahan itu dipicu masih banyaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum menyerap telur secara langsung dari peternak, meski instruksi telah dikeluarkan pemerintah.

 

Di hadapan para peserta rapat, Amran secara tegas meminta Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono mencopot Koordinator Wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Tiara Devi. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan karena yang bersangkutan dinilai tidak menjalankan arahan yang telah ditetapkan.

 

Usai rapat, Amran menegaskan bahwa pencopotan tersebut dilakukan demi melindungi kepentingan peternak yang belakangan menghadapi tekanan akibat rendahnya harga telur di tingkat produksi.

 

β€œIni atas nama negara. Mereka belum membeli telur sesuai perintah Kepala BGN. Semua yang dilakukan demi peternak Indonesia harus dijalankan,” ujar Amran.

 

Ia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya menjadi solusi bagi peternak dengan menyerap hasil produksi mereka secara langsung. Karena itu, Amran tidak ingin ada pihak yang menghambat pelaksanaan kebijakan tersebut.