estoria.id - Pelaksanaan Kalender Event 2026 di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan beragam agenda hiburan dan budaya, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mencatat, ratusan kegiatan yang digelar sepanjang tahun berhasil menarik ribuan pengunjung, menghidupkan sektor UMKM, hingga mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Keris.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, hingga pertengahan 2026 sebanyak 110 kegiatan dalam Kalender Event telah sukses diselenggarakan. Seluruh agenda tersebut tersebar di hampir semua dari 27 kecamatan, mencakup wilayah daratan maupun kepulauan.
"Pelaksanaan kalender event selama ini berjalan dengan lancar, baik di wilayah daratan maupun kepulauan," ujar Fauzi, Selasa (21/07/2026).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan berbagai agenda tersebut tidak lepas dari keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah, komunitas lokal, pelaku UMKM, hingga masyarakat dinilai memiliki peran besar dalam memastikan setiap kegiatan berlangsung sukses.
Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.
"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut andil dan memberi dukungan untuk menyukseskan kalender event selama ini. Semoga sinergi ini semakin kuat dan berkelanjutan," katanya.
Ia menjelaskan, Kalender Event memang dirancang sebagai salah satu strategi untuk menggerakkan ekonomi daerah. Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati setiap agenda menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
"Ribuan masyarakat hadir dan berpartisipasi pada setiap kalender event. Pelaku UMKM juga terlibat langsung dalam setiap kegiatan. Oleh karena itu, kami berkeyakinan berbagai kegiatan yang digelar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkapnya.
Selain menggerakkan sektor ekonomi, penyelenggaraan Kalender Event 2026 juga berdampak positif terhadap sektor pariwisata. Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Sumenep dinilai menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata, kekayaan budaya, serta berbagai produk unggulan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
"Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumenep membuka peluang untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya dan produk unggulan daerah. Kolaborasi dan sinergi ini patut kita jaga agar setiap kalender event yang dilaksanakan berdampak positif kepada masyarakat," pungkas Fauzi.