Prabowo mengungkapkan pemerintah telah memperbaiki lebih dari 67 ribu gedung sekolah di berbagai daerah. Bahkan, ia mengaku telah menginstruksikan agar jumlah sekolah yang direnovasi meningkat menjadi 100 ribu bangunan pada tahun depan.

 

"Yang sekian belas tahun tidak disentuh. Saudara-saudara, ada juga media-media yang... walaupun kita sudah perbaiki 67 ribu sekolah, dia cari sekolah yang belum diperbaiki, dia foto besar, taruh di halaman pertama, aduh," katanya.

 

Meski melontarkan kritik tersebut, Prabowo tidak menyebut secara langsung media yang dimaksud. Ia hanya mengatakan masyarakat dinilainya sudah mengetahui pihak yang ia singgung.

 

"Dia kira kita nggak ngerti. Saya nggak sebutlah media mana itu. Kalau saya sebut, ya pada saatnya akan saya sebut. Kalian sudah tahulah. Kita negara demokrasi. Kita tidak anti-kritik. Tapi kita bukan anak kecil," ucapnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti narasi yang menyebut Indonesia akan mengalami keruntuhan atau collapse. Menurutnya, isu tersebut terus bergulir dari bulan ke bulan, namun tidak pernah terbukti.