estoria.id - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengajak masyarakat menjadikan bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurut Arif, bulan kelahiran Rasulullah tidak seharusnya hanya diperingati melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, Rabiul Awal dapat menjadi kesempatan untuk menerapkan akhlak dan ajaran Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari jadikan momentum bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah,” ujar Arif, Selasa (18/8/2026).
Ia menilai sejumlah sifat Rasulullah, seperti jujur, amanah, bertanggung jawab dan senang berbuat baik, masih sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
“Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan kepedulian harus menjadi bagian dari perilaku kita,” katanya.
Arif juga menyebut masyarakat Sumenep memiliki tradisi keagamaan dan budaya yang kuat. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjadikan Rabiul Awal sebagai momentum mempererat hubungan dan persaudaraan antarwarga.
“Nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama dan tokoh masyarakat harus terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumenep,” tuturnya.
Ia mengajak masyarakat mengisi Rabiul Awal dengan berbagai kegiatan positif, seperti memperbanyak selawat, meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.
Menurut Arif, kecintaan kepada Rasulullah seharusnya tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari dan kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap semangat Rabiul Awal dapat memperkuat persaudaraan serta menjaga kerukunan masyarakat Sumenep di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.
“Semoga Rabiul Awal 1448 Hijriah membawa kedamaian, memperkuat persaudaraan, dan menjadi momentum untuk makin memperbaiki diri,” pungkasnya.