estoria.id – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, menyoroti keras tata kelola pemasyarakatan setelah mencuatnya persoalan di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Yanuar mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan, rotasi, mutasi hingga promosi jabatan para pejabat pemasyarakatan.
Desakan itu disampaikan Yanuar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Menurut Yanuar, persoalan yang terjadi di Lapas Cibinong tidak boleh berhenti sebagai evaluasi terhadap satu lembaga pemasyarakatan saja. Ia justru melihat kasus tersebut sebagai momentum untuk membenahi sistem pemasyarakatan secara nasional.
“Saya melihat kasus Cibinong ini hanyalah pintu masuk dalam upaya pembenahan seluruh tata kelola lapas kita di Indonesia. Saya tidak mau urusan Cibinong ini hanya berhenti di masalah Cibinong,” tegas Yanuar.