Menurut Anwar, menjaga kebersihan kawasan wisata bukan hanya berkaitan dengan kelestarian lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang datang berkunjung.
“Insya Allah kegiatan positif seperti bersih-bersih kawasan wisata akan kami dukung. Kami siap mengutus petugas dan menyediakan armada yang dibutuhkan,” tegas Anwar.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan budaya peduli lingkungan di Pantai Matahari. Tidak hanya pemerintah, masyarakat, pengelola wisata dan Pokdarwis, media juga didorong ikut mengambil peran dalam mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata.
Aksi bersih-bersih Pantai Matahari ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penanaman mangrove yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (28/08/2026)
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, upaya menjaga Pantai Matahari tidak berhenti pada membersihkan sampah, tetapi juga diarahkan pada langkah pelestarian lingkungan yang lebih berkelanjutan.