Menurut Hasan, data yang dilaporkan BPBD Kabupaten Banjar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan terdapat 454 kejadian kebakaran di wilayah tersebut.
Angka itu, kata dia, menjadi yang tertinggi dibandingkan 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Data di Kabupaten Banjar yang selalu dilaporkan dari BPBD Kabupaten Banjar kepada Provinsi Kalimantan Selatan, kita Kabupaten Banjar kejadian kebakaran 454 titik sampai hari ini. Yang mana terbanyak daripada 13 kabupaten kota,” katanya.
Namun, Hasan mengaku kecewa setelah mengetahui nama Kabupaten Banjar tidak tercantum dalam laporan proposal penanganan karhutla yang diajukan melalui Kementerian Kehutanan kepada Presiden.
“Setelah kita berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banjar, mereka memberikan kita hasil laporan proposal dari Kementerian Kehutanan untuk Bapak Presiden. Tapi nama Kabupaten Banjar tidak ada, Pak,” ucapnya.