estoria.id - Besarnya anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian. Di tengah rencana anggaran MBG 2027 yang mencapai sekitar Rp240 triliun, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan akan memperketat penggunaan anggaran dan menghindari pengadaan yang dinilai tidak diperlukan.

 

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, lembaganya tidak ingin mengulang pola penggunaan anggaran yang terlalu longgar. Menurut dia, setiap rupiah yang dikeluarkan untuk program tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan karena bersumber dari uang negara.

 

"Kita enggak mau anggaran jor-joran juga kayak yang lalu-lalu. Pengadaan yang nggak perlu, sudah enggak mungkin kita lakukan itu," ujar Sudaryono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

 

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Sudaryono ditanya mengenai arah anggaran MBG setelah pergantian Menteri Keuangan. Sebelumnya, saat Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat Menteri Keuangan, muncul wacana untuk menekan anggaran BGN, termasuk anggaran MBG 2027, hingga berada di bawah Rp200 triliun.

 

Purbaya sebelumnya menyebut alokasi sekitar Rp240 triliun untuk MBG pada 2027 masih dapat ditekan melalui efisiensi dan pemanfaatan teknologi.