Yanuar kemudian menjelaskan bahwa persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut dirinya sebagai anggota DPR. Menurut dia, informasi yang disampaikan dalam rapat resmi terbuka juga menjadi perhatian publik karena menyangkut lembaga negara dan masyarakat.

 

“Ya kita semua dibohongi, bukan cuma Pak Menteri, bukan cuma saya, bukan cuman anggota tapi rakyat Indonesia dibohongi,” kata Yanuar.

 

Ia menegaskan, persoalan tersebut bermula dari rapat dengar pendapat (RDP) yang menurutnya berlangsung secara resmi dan terbuka. Dalam forum itu, kata Yanuar, pertanyaan mengenai kondisi Lapas Cibinong telah disampaikan secara jelas, termasuk soal CCTV.

 

Karena itu, Komisi XIII kemudian melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan informasi yang disampaikan dalam RDP sesuai dengan kondisi sebenarnya.

 

“Itu rapat resmi terbuka, pertanyaannya jelas, iya kan, jawabannya juga jelas, nggak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya.