Di tengah catatan tersebut, kepengurusan baru PKB Sumenep membawa target politik yang besar. Kamalil menyatakan partainya membidik minimal 15 kursi DPRD Sumenep pada pemilu mendatang. Ia berharap perolehan itu dapat melampaui target yang telah ditetapkan.
“Target 50 persen minimal. Berarti kalau 50 persen, kita naik sampai 15 kursi. Tapi kita tetap berusaha untuk di atasnya,” ujarnya.
Untuk mencapai target itu, PKB membutuhkan konsolidasi organisasi dan kemampuan menjaga kepercayaan kader maupun masyarakat. Kamalil juga meminta Fraksi PKB di DPRD Sumenep lebih peka terhadap kebutuhan publik dan mampu mengawal kepentingan pembangunan melalui kebijakan.
“Fraksi harus cerdas melihat kebutuhan-kebutuhan dan kepentingan pembangunan di Kabupaten Sumenep. Maka, kita selalu menyampaikan kepada fraksi sebagai ujung tombak melahirkan kebijakan,” tuturnya.
Ia turut menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Menurutnya, masyarakat kepulauan harus memperoleh perhatian yang setara sebagai bagian dari Kabupaten Sumenep.