estoria.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menempatkan Festival Musik Tongtong sebagai salah satu agenda unggulan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Kesenian perkusi tradisional khas Madura ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata sekaligus memperluas pengenalan budaya daerah.
Lebih dari sekadar pertunjukan musik, festival tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendatangkan wisatawan dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Kekhasan irama serta tradisi yang melekat pada Musik Tongtong menjadi modal Sumenep untuk menawarkan pengalaman budaya kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Potensi itu semakin terbuka setelah Festival Musik Tongtong masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN), sebuah program nasional yang mendukung promosi acara unggulan pariwisata Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan peringatan hari jadi daerah harus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Menurut dia, pelestarian kesenian tradisional perlu berjalan beriringan dengan upaya mengembangkan pariwisata dan memperkuat identitas daerah.