estoria.id – Kebakaran terjadi di atas Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 91 yang melayani rute Kalianget–Kangean, Senin (19/10/2026). Insiden tersebut berlangsung di sekitar perairan Talango–Sapudi, sekitar satu jam setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Kalianget.

 

Dugaan awal, api dipicu puntung rokok yang dibuang salah seorang penumpang hingga mengenai barang di dalam kapal. Meski sempat menyulitkan proses pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.

 

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menjelaskan bahwa informasi awal kebakaran berasal dari laporan penumpang yang melihat barang di dalam kapal terbakar.

 

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada awak kapal hingga sampai ke nakhoda. Kru kapal segera berupaya memadamkan api. Namun, karena pemadaman dari dalam kapal tidak berhasil, petugas akhirnya menggunakan sekoci untuk melakukan penyemprotan air dari luar kapal.

 

“Alhamdulillah, setelah petugas memadamkan dengan menyemprotkan air dari luar kapal, api langsung padam,” kata Anas.

 

Setelah api berhasil dijinakkan, awak kapal melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kondisi kapal, termasuk sistem kelistrikan, guna memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan pelayaran.

 

Menurut Anas, hasil pemeriksaan menunjukkan sistem kelistrikan kapal tidak terdampak kebakaran. Setelah kondisi dinyatakan aman, KM Sabuk Nusantara 91 kembali melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kangean.

 

“Setelah semuanya dinyatakan aman, kemudian kapal berlayar lagi menuju Kangean,” tuturnya.

 

Secara terpisah, Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ach. Putrawardana, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kebakaran itu tergolong kecil dan tidak sampai mengganggu kelanjutan perjalanan kapal.

 

“Saat ini kapal itu sudah berangkat lagi setelah dilakukan pendinginan. Alhamdulillah, tidak ada korban,” tandasnya.