“Selamat Siang Bu. Mohon maaf sebelumnya. Mohon waktunya untuk wawancara,” demikian isi pesan yang dikirimkan.
Berdasarkan tangkapan layar komunikasi yang dimiliki redaksi, belum terlihat balasan atas pesan tersebut. Hingga berita ini ditulis, estoria.id belum memperoleh keterangan langsung dari Kepala Dinkes P2KB Sumenep melalui upaya konfirmasi itu.
Redaksi storia.id membuka ruang bagi Kepala Dinkes P2KB Sumenep untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan monitoring, langkah yang telah dilakukan, serta tindak lanjut atas pertanyaan keluarga almarhum.