Ia berasal dari keluarga pesantren. Ayahnya, KH Iskandar, merupakan pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum.

 

Semasa muda, Anwar menimba ilmu di sejumlah pesantren, termasuk Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Pada 1970, ia melanjutkan pendidikan ke Jakarta dan mengambil bidang Sastra Arab di UIN Syarif Hidayatullah.

 

Jejak organisasinya dimulai sejak aktif di IPNU. Ketika menjadi mahasiswa, ia bergabung dengan PMII dan terlibat hingga tingkat nasional.

 

Pengalamannya kemudian berlanjut di Gerakan Pemuda Ansor dan struktur NU. Ia pernah menjadi Rais Syuriyah PCNU Kediri, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, hingga Wakil Rais Aam PBNU periode 2021-2026.

 

Di tingkat nasional, Kiai Anwar juga dipercaya memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia kembali terpilih sebagai Ketua Umum MUI untuk periode 2025-2030.