Salah satu pesan yang terus ia pegang dari gurunya adalah menjaga kedisiplinan ibadah, termasuk salat tepat waktu, membaca Al-Fatihah untuk guru, dan membaca Al-Qur'an setiap hari.
Kini, ia dipercaya menjadi salah satu dari sembilan ulama yang memiliki amanah besar dalam menentukan arah kepemimpinan PBNU lima tahun mendatang.
Sembilan ulama tersebut bukan sekadar nama yang mengisi daftar AHWA. Mereka membawa pengalaman panjang dari pesantren, pendidikan, organisasi, hingga kehidupan kebangsaan.
Setelah terpilih, AHWA akan menjalankan tugas penting dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU, termasuk menentukan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031.
Keputusan sembilan ulama ini nantinya menjadi salah satu tahapan paling menentukan dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk lima tahun ke depan.