Shin kembali menegaskan bahwa sanksi yang berlaku di Korea Selatan tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap berkarier di Indonesia. Menurutnya, tanggung jawab kepada Persija jauh lebih penting dibanding memikirkan polemik yang sedang dihadapinya.

 

"Saya ingin mengambil tanggung jawab, tapi tidak ada masalah. Tidak ada masalah sama sekali untuk menjabat pelatih Persija. Dan, itu pun bukan 10 tahun," ucapnya.

 

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Korea (KFA) menjatuhkan sanksi berupa larangan beraktivitas di dunia sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun kepada Shin Tae-yong. Kendati demikian, sanksi tersebut hanya berlaku di wilayah yurisdiksi KFA sehingga tidak menghalangi dirinya untuk tetap melatih Persija Jakarta di kompetisi sepak bola Indonesia.

 

Di sisi lain, pelatih berusia 55 tahun itu juga mulai mengalihkan fokus ke persiapan timnya menjelang laga menghadapi Persebaya Surabaya. Ia mengakui waktu persiapan Macan Kemayoran belum berjalan ideal, namun optimistis para pemain akan memberikan penampilan terbaik.

 

"Besok, kita akan melakukan pertandingan dengan Surabaya. Memang kami tidak terlalu sempurna untuk proses persiapan untuk pertandingan besok, tetapi kita tetap akan bekerja keras untuk pertandingan lawan Persebaya," tutur Shin.