estoria.id - Inter Miami kembali menelan hasil buruk di Major League Soccer (MLS) 2026. Bermain di Geodis Park, Minggu (16/08/2026) pagi WIB, tim yang diperkuat Lionel Messi harus mengakui keunggulan Nashville SC dengan skor telak 1-4.
Kekalahan tersebut terasa semakin pahit bagi Messi. Bintang asal Argentina itu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dan mencatat rekor yang tidak diinginkan.
Kegagalan itu menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Messi dalam pertandingan kompetitif. Sebelumnya, La Pulga juga gagal menaklukkan kiper dari titik putih saat membela Argentina di Piala Dunia 2026, masing-masing ketika menghadapi Austria di fase grup dan Mesir pada babak 16 besar.
Di MLS, kegagalan tersebut menjadi yang pertama bagi Messi sejak September 2025.
Padahal, Inter Miami tampil dengan sejumlah pemain terbaiknya. Selain Messi, Guillermo Hoyos menurunkan Sergio Reguillon di lini belakang, Casemiro dan Rodrigo De Paul di lini tengah, serta Luis Suarez sebagai ujung tombak.
Namun, Nashville SC justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu. Andy Najar membawa tuan rumah unggul pada menit ke-17.
Inter Miami sebenarnya memiliki peluang besar untuk menyamakan kedudukan enam menit kemudian. Wasit menunjuk titik putih setelah tim tamu mendapat hadiah penalti.
Messi maju sebagai eksekutor. Sayangnya, tendangan pemain berusia 39 tahun itu berhasil dihentikan kiper Nashville SC, Brian Schwake.
Meski gagal dari titik putih, Messi tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kontribusi. Pada masa tambahan waktu babak pertama, ia mengirimkan assist yang berhasil dikonversi Telasco Segovia menjadi gol.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Nashville SC tampil jauh lebih agresif. Hany Mukhtar kembali membawa tuan rumah unggul pada menit ke-49.
Sam Surridge kemudian memperlebar keunggulan Nashville pada menit ke-56 sebelum Mukhtar mencetak gol keduanya tujuh menit berselang.
Inter Miami pun tidak mampu memberikan respons hingga pertandingan berakhir. Skor 4-1 untuk kemenangan Nashville SC menjadi hasil akhir.
Kekalahan ini membuat Inter Miami menelan tiga kekalahan beruntun. Dua kekalahan sebelumnya terjadi di Piala Liga ketika mereka menghadapi klub asal Meksiko, Monterrey dan Leon.
Pada dua pertandingan tersebut, Inter Miami memang tidak menurunkan Messi maupun Luis Suarez sebagai starter. Messi bahkan baru masuk pada awal babak kedua saat menghadapi Leon.
Kini, Inter Miami harus segera bangkit. Messi dan kawan-kawan dijadwalkan kembali tampil di MLS dengan menghadapi Philadelphia Union pada Rabu (19/8/2026).
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Inter Miami untuk menghentikan tren negatif sekaligus bagi Messi untuk mengakhiri catatan buruknya dari titik putih.