ESTORIA – Industri film horor Vietnam kembali mencuri perhatian lewat Phi Phong: The Blood Demon. Film garapan Bluebells Studios ini sukses mencetak sejarah sebagai film horor Vietnam pertama yang menembus pendapatan 200 miliar Dong Vietnam di pasar domestik. Tak hanya itu, Phi Phong juga menjadi film horor terlaris di Vietnam sepanjang tahun ini.
Di balik pencapaian tersebut, film ini memang menawarkan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan film horor Asia. Alih-alih mengandalkan hantu atau jumpscare semata, Phi Phong: The Blood Demon mengangkat folklor asli pegunungan Vietnam tentang sosok misterius bernama Phi Phong, entitas haus darah yang pada siang hari hidup membaur bersama masyarakat, namun berubah menjadi pemburu manusia ketika malam tiba.
Cerita berpusat pada dua kakak beradik yang memiliki kemampuan spiritual layaknya dukun. Demi menyelamatkan sang ibu yang terkena kutukan Phi Phong, mereka nekat memasuki hutan terlarang. Perjalanan itu justru membuka rahasia kelam yang selama ini tersembunyi, membuat alur cerita berkembang ke arah yang sulit ditebak.
Sekilas, trailer film ini memang memberi kesan sebagai horor biasa. Namun saat ditonton, penonton akan disuguhkan berbagai kejutan yang membuat cerita terasa lebih kompleks. Ritual-ritual mistis yang ditampilkan terasa autentik dan mampu membangun atmosfer mencekam, bahkan beberapa adegan tergolong cukup mengganggu (disturbing), terutama bagi penonton yang memiliki fobia tertentu.
Dari sisi visual, Phi Phong: The Blood Demon menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Sinematografinya menampilkan lanskap pegunungan Vietnam dengan teknik pengambilan gambar yang beragam, menghasilkan perpaduan visual yang indah namun tetap terasa dingin dan menyeramkan.