estoria.id - Nasib empat penumpang KM Mutiara Sentosa II yang hilang pascakebakaran hebat di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, masih menjadi tanda tanya. Meski operasi SAR khusus telah resmi ditutup, upaya pencarian terhadap para korban belum sepenuhnya berhenti.

 

PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku operator kapal mengaku telah mengajukan permohonan resmi kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak agar pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dapat dilanjutkan dengan melibatkan Basarnas.

 

Kepala Cabang PT ALP Surabaya, Ferdinan Pondang, mengonfirmasi bahwa hingga kini terdapat empat orang yang dilaporkan belum ditemukan. Mereka terdiri dari Abdul Manan yang bekerja sebagai koki kapal, Abdul Hamid sopir kendaraan ekspedisi, Abdurahman sopir mobil boks, serta Mustaf Sanusi, sopir ekspedisi asal Makassar.

 

Keempat korban tersebut diketahui memiliki jejak keberadaan di atas kapal sebelum insiden terjadi. Bahkan sebagian di antaranya sempat menghubungi keluarga atau mengirimkan rekaman video saat kebakaran berlangsung.

 

"Kami masih melakukan penelusuran data terkait penumpang yang membeli tiket resmi tetapi tidak tercantum dalam manifes. Untuk empat korban yang belum ditemukan, kami sudah mengirim surat ke KSOP agar pencarian dapat dilanjutkan oleh tim Basarnas," ujar Ferdinan.