estoria.id - Misteri penemuan 995 pucuk senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, perlahan mulai terkuak. Polda Metro Jaya mengungkap adanya dokumen impor yang ditemukan bersama ratusan senjata tersebut, sehingga muncul dugaan bahwa sebagian besar senjata itu merupakan hasil impor resmi.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, temuan dokumen impor menjadi salah satu petunjuk penting yang saat ini sedang didalami penyidik.

 

"Jadi ada pemeriksaan-pemeriksaan ini kalau ditemukan terkait tentang surat impor, terkait surat impor RSI 5483/12/2008, ini ada impor terkait tentang softgun ataupun senapan angin," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (07/08/2026).

 

Berdasarkan hasil inventarisasi sementara, polisi menemukan total 995 pucuk senjata yang terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm, serta 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm. Selain itu, ditemukan pula amunisi dan sejumlah aksesori senjata lainnya.

 

Meski dokumen impor telah ditemukan, polisi belum dapat memastikan tujuan masuknya ratusan senjata tersebut ke Indonesia. Penyidik masih menelusuri apakah senjata-senjata itu diperuntukkan untuk kegiatan olahraga menembak, diperjualbelikan, atau memiliki tujuan lain.