“Ini menunjukkan bahwa Bapak Bupati dan Wakil Bupati tidak pernah berantem, Bapak-Ibu sekalian,” kata Fauzi, Senin (17/08/2026).
Menurutnya, joget bersama tersebut bukan bagian dari instruksi pemerintah pusat ataupun agenda resmi Istana Kepresidenan.
Fauzi menjelaskan, ide tersebut muncul secara spontan dari para kreator yang ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI di Sumenep.
“Ini bukan instruksi dari Istana, tetapi hanya spontan saja, keinginan teman-teman kreator,” ujarnya.
Ia mengaku sebelumnya mendapat usulan agar penutupan rangkaian upacara dibuat lebih meriah dan tidak terlalu formal.