Setelah dilakukan pendalaman, penyidik menemukan fakta bahwa orang-orang yang berada bersama Erlan dalam video tersebut juga mengaku menjadi korban dugaan penipuan.

 

"Semua yang kami datangi ternyata korban. Termasuk yang ada di video perjalanan ke Bali itu juga mengaku ditipu. Semakin banyak korban yang sekarang berani angkat suara," ujar Sigit.

 

Dari serangkaian pemeriksaan, penyidik melihat adanya pola yang berulang. Korban yang mengaku tertipu rata-rata merupakan perempuan berstatus janda dengan kondisi ekonomi yang cukup baik.

 

"Rata-rata incerannya janda-janda kaya," ungkapnya.

 

Di sisi lain, pengejaran terhadap Erlan masih terus berlangsung. Polisi menyebut pria tersebut dikenal sering berpindah-pindah tempat sehingga menyulitkan proses pelacakan.