Botok mengaku telah memperoleh informasi mengenai perempuan yang muncul dalam video tersebut. Berdasarkan pengecekan yang dilakukan rekan-rekannya melalui media sosial, ia menyebut perempuan tersebut bukan bagian dari pengemudi ojol yang sebelumnya membantu rombongan AMPB selama berada di Jakarta.

 

“Ini info dari teman-teman ya, mereka melakukan pengecekan di media sosial (medsos). Ternyata ibu-ibu yang marah itu ya bukan dari bagian ojol ya,” kata Botok dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @fharid.bahtiar, Jumat (28/8/2026).

 

Botok kemudian menyampaikan dugaan bahwa kemunculan perempuan tersebut berkaitan dengan upaya memancing situasi.

 

“Ini patut diduga kuat, ibu-ibu itu adalah provokator ya. Sing sabar ya bos, santai saja,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut menjadi jawaban Botok atas kritik yang berkembang setelah kepulangan rombongan AMPB.