Menurut Melva, pengemudi ojol turut mengambil risiko selama mendampingi massa Pati dalam aksi di Jakarta. Karena itu, ia merasa keberatan ketika rombongan AMPB meninggalkan Ibu Kota.

 

“Kalian sudah cair lalu langsung pulang, bagaimana nasib rekan saya saat kalian diciduk oleh aparat? Kalian mau buang sampah jangan di Jakarta, silakan di Pati saja,” katanya.

 

Yang lebih menjadi perhatian, Melva turut melontarkan dugaan bahwa Botok dan rombongan AMPB pulang setelah menerima sejumlah uang.

 

Namun, tudingan tersebut masih sebatas pernyataan dari pihak Melva. Dalam bahan yang tersedia, belum terdapat bukti maupun penjelasan lebih lanjut yang dapat mengonfirmasi dugaan tersebut.

 

Supriyono alias Botok, aktivis AMPB, kemudian merespons video tersebut.

Respons itu disampaikan Botok melalui siaran langsung ketika rombongan AMPB dalam perjalanan kembali menuju Pati, Jawa Tengah.