Anggota tim SAR gabungan dari RIB 02, Ahmad Taufiq, mengatakan penyisiran dilakukan dengan memperhatikan kondisi perairan dan arah angin.

 

"Tim menyasar Pulau Rakata dan Pulau Panjang, Krakatoa," ujar Taufiq di Posko Gabungan SAR di Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (9/9/2026).

 

Pencarian berlangsung dalam kondisi yang tidak mudah. Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau masih terlihat di sejumlah bagian perairan Selat Sunda.

 

Kondisi tersebut membuat awak kapal harus memperhitungkan arah angin ketika menentukan jalur penyisiran. Kapal diupayakan bergerak mengikuti arah angin agar tidak langsung berhadapan dengan paparan abu vulkanik.

 

"Abu vulkanik masih tebal di perairan Selat Sunda. Namun kapal melaju mengiringi arah angin, jadi tidak kena abu vulkanik," ujar Taufiq.