Kemudian, redaksi menanyakan apakah permintaan tersebut berasal dari RS BHC Sumenep. Pemilik akun menjawab “Iya” dan mengaku mendapat informasi bahwa persoalan itu telah memiliki jawaban dan pihak rumah sakit sedang mencari alamat keluarga untuk berkunjung serta berbicara.
Permintaan penghapusan video itu menambah pertanyaan di tengah belum adanya penjelasan medis yang menyeluruh. Namun, pihak pengirim pesan dan maksud permintaan tersebut masih perlu dikonfirmasi sebelum dapat disimpulkan sebagai bentuk tekanan atau intimidasi.
Jumat (16/10/2026): Rumah Sakit Datang Membawa Sembako
Tiga hari setelah Dani meninggal, tepatnya Jumat (16/10/2026), pihak RS BHC Sumenep mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf. Mereka juga membawa sembako.
Namun, menurut Y, kunjungan itu belum menjawab pertanyaan keluarga mengenai penanganan medis Dani.
“Mereka belum bisa menjawab. Kata mereka investigasinya belum selesai,” ujar Y.