Belum adanya penjelasan menyeluruh dari manajemen turut mendapat sorotan tokoh hukum sekaligus aktivis Kabupaten Sumenep, Zamrud Khan.

 

Pada Sabtu (17/10/2026), Zamrud mempertanyakan keterbukaan RS BHC Sumenep terhadap publik dan media.

 

“Pihak rumah sakit BHC Sumenep ini bersifat tertutup, baik kepada publik maupun media. Padahal, dia menjalankan fungsi pelayanan kesehatan. Harusnya lebih terbuka, welcome kepada teman-teman media pers, sehingga tidak perlu muncul prasangka atau kecurigaan yang tidak baik,” kata Zamrud melalui sambungan telepon.

 

Menurut dia, keterbukaan diperlukan agar persoalan yang berkembang tidak terus memunculkan pertanyaan tanpa kejelasan.

 

Dinkes Sumenep Belum Memberikan Penjelasan Memadai