Namun, klaim tersebut belum memberikan gambaran utuh mengenai penyelesaian yang dimaksud. Mulyadi mengaku tidak mengetahui apakah kesepakatan antara rumah sakit dan keluarga telah dituangkan dalam dokumen tertulis.
“Kami tidak tahu apakah perdamaian itu bentuknya tertulis dari BHC ke keluarga korban,” ujarnya.
Mulyadi menambahkan, keluarga korban belum menyampaikan pengaduan secara langsung kepada Komisi IV DPRD Sumenep. Karena itu, pihaknya mengaku belum dapat memberikan pendampingan secara langsung kepada keluarga.
Dinkes Siapkan Investigasi, Tim Belum Dipastikan Terbentuk
Di tengah belum jelasnya persoalan tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep disebut tengah merencanakan investigasi terhadap kasus kematian pasien di RS BHC.