“Pesan saya, jangan sampai perang besar di Middle East menjadi perang dunia. Amit-amit. Kita harus bersuara,” kata SBY.

Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan terhadap kekuasaan besar agar tidak digunakan secara sewenang-wenang.

“Saya baru pulang dari Tokyo, lima hari bertemu banyak pemimpin dunia dan kita bersepakat, kekuatan, great power, power of beberapa leaders, tidak boleh go unchecked,” ujarnya.

SBY menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kekuasaan di tengah dinamika politik global yang kian sensitif. Ia mengingatkan bahwa setiap bentuk otoritas, sekecil apa pun, membutuhkan pengawasan agar tidak disalahgunakan.

“My statement, power must not go unchecked. Sehingga kekuasaan dibiarkan dan digunakan semena-mena. Power must be checked by other powers,” tegasnya.

Ia kemudian menutup pesan filosofis dengan menegaskan bahwa semangat menjaga keadilan sosial dan berpihak pada mereka yang lemah harus tetap menjadi pegangan bersama dalam menghadapi situasi dunia yang tak menentu.

“Itulah spiritnya. Kita bela kaum proletar, hati cinta keadilan,” tutup mantan Presiden RI ke-6 itu.

***