"Tidak ada. Tidak ada sama sekali. Kalaupun ada, berarti sangat rapi disembunyikan. Tapi saya rasa tidak ada," katanya.
Di sisi lain, pihak keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam kasus ini. Yang paling mencolok adalah posisi jasad korban saat ditemukan bukan berada di balik kemudi, melainkan di kursi penumpang depan sebelah kiri.
Fakta tersebut memunculkan dugaan bahwa ada orang lain yang sempat berada di dalam kendaraan bersama korban. Bahkan, kuasa hukum keluarga menduga RYS telah meninggal dunia sebelum mobil dinas itu diparkir di kawasan Bandara Juanda.
"Yang ditemukan di jok penumpang sebelah kiri. Artinya ada dugaan ada seseorang yang di dalam mobil itu juga," ujar Risang.
Hingga kini, penyebab pasti kematian RYS masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Aparat juga terus mengusut rangkaian peristiwa yang menyebabkan mobil dinas milik Pemkab Bangkalan tersebut berakhir terparkir di Bandara Juanda dengan jasad korban di dalamnya.