Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa Novia memiliki riwayat Tuberkulosis (TB) yang berkaitan dengan penyebab kematiannya.
“Seluruh peserta SPPI telah melewati tahapan seleksi sesuai prosedur sebelum mengikuti pelatihan. Namun, munculnya tiga kasus kematian dalam waktu berdekatan membuat kementerian melakukan evaluasi terhadap mekanisme seleksi kesehatan, kesiapan fisik peserta, hingga pola pelaksanaan latihan bagi peserta yang berasal dari kalangan sipil,” katanya, Kamis (25/06/2026).
Kemhan juga memastikan seluruh prosedur penanganan terhadap para korban telah dilakukan sesuai ketentuan, termasuk memberikan pendampingan kepada keluarga masing-masing peserta.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari keluarga ketiga korban terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, evaluasi terhadap Program SPPI terus dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.