"Program ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin membantu keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengkhitankan anak-anaknya tanpa harus terbebani persoalan biaya," ujarnya.
Menurut Ahmad Rahman, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sumenep dan Dinas Kesehatan. Sinergi itu menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat dikelola dan disalurkan kembali dalam bentuk program yang memberi manfaat langsung.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dana zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Ahmad Rahman berharap khitanan massal gratis tersebut tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti khitan pada momen Tahun Baru Islam dan libur sekolah.
"Semoga kegiatan ini memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga mereka, sekaligus menjadi amal kebaikan bagi seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Sumenep," pungkasnya.