"Saya ambil antre duluan Mas, karena memang kehabisan solar di sini. Sudah cari di berbagai pom di Sumenep tetap saja kosong. Sementara saya butuh solar untuk melayani penumpang nanti malam," ujar Rofiki.

 

hal serupa dialami Ahmad (45), seorang petani, mengaku telah berkeliling ke beberapa SPBU, namun seluruhnya kehabisan stok Pertalite.

 

"Saya sudah ke empat SPBU, semuanya kosong. Ini sangat menyulitkan pekerjaan saya sebagai petani," katanya.

 

Tidak hanya itu, meluhan serupa disampaikan Fariadi (38), pedagang kecil yang mengaku biaya operasional usahanya meningkat karena harus menghabiskan waktu mencari BBM.

 

"Kalau harus beli di tempat lain atau antre lama, waktu dan biaya jadi bertambah. Kami berharap pasokan segera normal," ucapnya.