Kondisi itu menambah daftar panjang upaya konfirmasi yang belum memperoleh tanggapan dari pihak BSN.
Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Linggarjati Trijaya Indah, Nanda Wirya Laksana, mengaku tidak terkejut. Menurutnya, pengalaman yang dialami awak media tidak berbeda dengan yang selama ini dirasakan pihaknya saat mengajukan kerja sama pembiayaan.
"Kalau teman-teman media saja kesulitan mendapatkan konfirmasi, berarti publik bisa melihat sendiri bagaimana pola komunikasi yang dibangun. Kami sebagai pihak yang mengajukan kerja sama juga mengalami hal yang sama. Komunikasinya sangat lambat dan sampai sekarang belum ada kejelasan," ujar Wirya.
Ia menilai keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan lembaga keuangan, terlebih ketika persoalan yang berkembang telah menjadi perhatian masyarakat.
"Saya berharap pimpinan BSN KCP Pamekasan berani memberikan penjelasan secara terbuka. Jangan sampai publik menilai ada keengganan untuk menjawab persoalan yang sedang dipertanyakan," katanya.
Sebelumnya, Pimpinan KC BSN Surabaya, Munawar Solihin, sempat menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan internal terkait keluhan developer mengenai lambannya komunikasi.