"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut andil dan memberi dukungan untuk menyukseskan kalender event selama ini. Semoga sinergi ini semakin kuat dan berkelanjutan," katanya.

 

Ia menjelaskan, Kalender Event memang dirancang sebagai salah satu strategi untuk menggerakkan ekonomi daerah. Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati setiap agenda menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.

 

"Ribuan masyarakat hadir dan berpartisipasi pada setiap kalender event. Pelaku UMKM juga terlibat langsung dalam setiap kegiatan. Oleh karena itu, kami berkeyakinan berbagai kegiatan yang digelar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkapnya.

 

Selain menggerakkan sektor ekonomi, penyelenggaraan Kalender Event 2026 juga berdampak positif terhadap sektor pariwisata. Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Sumenep dinilai menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata, kekayaan budaya, serta berbagai produk unggulan lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

 

"Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumenep membuka peluang untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya dan produk unggulan daerah. Kolaborasi dan sinergi ini patut kita jaga agar setiap kalender event yang dilaksanakan berdampak positif kepada masyarakat," pungkas Fauzi.