"Silakan tanyakan. Apa pernah Haji Her minta tolong secara pribadi. Belum pernah. Justru yang saya katakan bagaimana nasib para petani. Termasuk ke menteri-menteri, termasuk juga ke Gubernur Khofifah," tuturnya.

 

Dalam kesempatan itu, Haji Her juga mengaku prihatin karena polemik yang muncul justru menyeret nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke ruang perdebatan publik. Menurutnya, perhatian masyarakat kini lebih banyak tertuju kepada Khofifah akibat pernyataannya yang viral.

 

"Saya senyatanya kasihan sama Ibu Khofifah. Akibat peristiwa kemarin itu yang digoreng itu Ibu Khofifah," katanya.

 

Ia menjelaskan, ucapan mengenai dana Rp38 miliar tersebut tidak disampaikan dalam forum yang telah direncanakan, melainkan terlontar secara spontan saat memberikan sambutan. Karena itu, ia meminta publik tidak mengaitkannya dengan skenario atau kepentingan tertentu.

 

"Anggap saya keceplosan. Tidak ada skema bicara itu saya. Hanya keceplosan. Ya kalau sudah keceplosan, mau gimana lagi? Berarti itu kehendak Tuhan," ucapnya.