Sebanyak 47 orang yang tergabung dalam sebuah kelompok perjalanan dilaporkan hilang di Lembah Langtang. Dari jumlah tersebut, 15 merupakan warga Australia.
Direktur eksekutif perusahaan mengatakan pihaknya hingga kini belum berhasil menghubungi rombongan tersebut.
Kelompok itu terdiri dari sembilan warga Nepal, dua warga Inggris, dua warga Singapura, serta sejumlah wisatawan dari Amerika Serikat dan Rusia.
Wilayah yang diterjang banjir merupakan kawasan yang ramai dikunjungi wisatawan dan peziarah. Banjir dilaporkan melanda sekitar rute menuju Kailash Manasarovar di Tibet, lokasi yang setiap tahun didatangi ratusan peziarah Hindu.
Selain itu, Taman Nasional Langtang yang dikenal sebagai salah satu tujuan pendakian populer juga berada di kawasan terdampak.