Dampaknya juga dirasakan sektor pendidikan. Simplisius menyebut sekitar 85 persen sekolah tidak dapat berfungsi seperti biasa.
Distribusi bantuan dari BPBD Nagekeo dilakukan dengan melibatkan relawan, TNI, dan Polri. Bantuan dikirim menggunakan kendaraan roda dua hingga dibawa dengan berjalan kaki ke wilayah yang sulit dijangkau.
Minta Transfer Dana dari Pusat Dikembalikan
Dalam pertemuan tersebut, Simplisius tidak hanya meminta keberlanjutan MBG. Ia juga meminta pemerintah pusat memulihkan transfer dana ke daerah yang disebut mengalami pemotongan cukup besar.
Menurut Simplisius, Nagekeo mengalami pemotongan transfer dari pemerintah pusat hingga Rp148 miliar pada 2026.