“Kalau penutupan tanggal 31 benar? Kalau ada kartu anggota aku datang lagi tanggal 31,” katanya.

 

Di balik gurauan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pandangannya mengenai besarnya peran NU dan Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa. Ia mengakui dukungan kedua organisasi Islam tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya hingga dipercaya menjadi presiden.

 

“Kalau saya sebagai presiden, ya, mandataris rakyat, ya jelas tanpa dukungan NU dan Muhammadiyah tidak mungkin saya jadi mandataris rakyat,” tutur Prabowo.

 

Karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pesantren dan memberdayakan keluarga besar NU maupun Muhammadiyah.

 

“Dan saya tidak ragu-ragu, saya berpikir terus bagaimana saya membesarkan, memperkuat, memberdayakan Nahdlatul Ulama, pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah,” ujarnya.