“Lagu ini bisa dikatakan adalah lagu patriotik, lagu nasionalis, lagu yang dibuat oleh kelompok religius tapi semangatnya adalah semangat cinta tanah air dan semangat nasionalisme yang luar biasa,” tegasnya.
Ia menilai pesan dalam lagu tersebut tetap relevan hingga sekarang. Salah satu penggalan lirik yang diterjemahkannya berbicara tentang kecintaan terhadap tanah air serta ajakan kepada bangsa Indonesia untuk bangkit.
“Pusaka hati wahai tanah airku, cintamu dalam imanku. Jangan halangkan nasibmu, bangkitlah wahai bangsaku,” ucap Prabowo.
Menurut dia, semangat kebangkitan bangsa harus berjalan beriringan dengan terciptanya keadilan dan kemakmuran.
“Tidak ada bangsa yang dihormati kalau dia tidak makmur, dan tidak ada kemakmuran tanpa keadilan,” tambahnya.