Agus menegaskan, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat, komunitas, dunia usaha dan media juga memiliki peran yang sama.

 

“Jangan menunggu pemerintah. Kalau gerakan ini dimulai dari masyarakat, pemerintah tentu akan melihat dan memberikan perhatian,” pungkasnya.

 

Sebatas informasi tambahan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, DPRD Sumenep, Said Abdullah Institute, Pakoe Original, BPRS Bhakti Sumekar, SKK Migas Jabanusa, HCML, Medco Energi, KEI, Pemerintah Desa Lobuk, pengelola Pantai Matahari Lobuk, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, RSUD Moh. Anwar Sumenep, DRT The Big Family, Djava, PR Bahagia, serta Haswal Group.