estoria.id — Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Reza Prabowo mendadak menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, Reza terlihat mengikuti rapat secara daring bersama sejumlah kepala sekolah dan guru. Pembahasan rapat diduga berkaitan dengan penyesuaian aktivitas belajar mengajar di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Alih-alih meminta sekolah menghentikan kegiatan belajar, Reza justru menyampaikan agar aktivitas pendidikan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian.
Salah satu bagian pernyataannya kemudian menjadi perhatian publik karena ia mengaitkan keputusan meliburkan sekolah dengan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Karena ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga pada dapur-dapur MBG (mati). Kita mengerti, Bapak Ibu ya? Bapak Ibu saya harap baik-baik saja punya kebijaksanaan juga dapur MBG mati bu, kantin-kantin mati bu habis itu,” ujar sosok yang disebut sebagai Reza dalam video tersebut.