Menurut Abdul Zei, lokasi pembangunan KDMP telah dibahas melalui musyawarah desa. Pemerintah desa bersama pengurus koperasi kemudian menyepakati lahan yang dinilai paling strategis untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Dipilih Dekat Permukiman dan Sekolah
Lahan yang digunakan untuk pembangunan KDMP merupakan tanah kas desa. Lokasinya dinilai memiliki sejumlah keunggulan karena berada dekat dengan permukiman warga dan sekolah serta tidak jauh dari jalan poros desa.
Jalan utama tersebut juga menjadi penghubung antara kawasan permukiman dengan wilayah pertanian yang menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat.
Dengan posisi tersebut, pemerintah desa menilai keberadaan koperasi akan lebih mudah dijangkau warga.
Abdul Zei kembali menegaskan bahwa kedekatan lokasi dengan permakaman tidak berarti bangunan koperasi berada di dalam kompleks makam.