Ia juga menyampaikan klaim mengenai penembakan tiga ASN tersebut. Menurut Sebby, berdasarkan laporan yang diterimanya dari TPNPB Kodap 3 Ndugama, tiga ASN ditembak karena disebut melarikan diri, sedangkan lima orang lainnya diklaim bersedia menjalani pemeriksaan.
Sebby bahkan mengklaim salah seorang korban merupakan intelijen yang dikirim dari Jakarta.
Ia menambahkan, pihak yang dianggap sebagai kaki tangan TNI-Polri disebut akan menjadi sasaran.
“Siapapun yang terindikasi menjadi kaki tangan TNI-Polri harus dibersihkan,” ujarnya.
Minta Orang Asli Papua Mengelola Wilayah